Blogroll

Nelayan Sawah mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda.

Sample Text

Silahkan tinggalkan komentar Anda, karena setiap kritik dan saran Anda sangat membantu kami para petani untuk menulis blog ini menjadi lebih baik lagi.

email : akunbareng2@gmail.com

Postingan Acak

Lagi Loading, Di mohon Sabar
Didukung oleh: Nelayan Sawah.

Senin, 30 Mei 2011

Hal-Hal Yang Berkesan di Masa Lalu

Ahhh... masa kanak-kanak memang menyenangkan, dimana semuanya tampak begitu indah. Saking indahnya, sampai-sampai semua yang gw pikirkan tentang masa lalu jadi inspirasi gw untuk saat ini. Kali ini gw mau menceritakan beberapa hal (gak semua) yang cukup berkesan bagi gw dimasa kecil, mungkin diantara kalian yang lahir di jaman-jaman 90-an dan tinggal di Indonesia pasti sedikit banyak tau tentang hal-hal yang akan gw ceritakan ini. So tanpa lama-lama lagi, silahkan dibaca...
  1. Tazos, hadiah dari chiki, cheetos dan teman-temannya dari masa lalu
    Buat anak kelahiran 90-an pasti inget dikit-dikit (kalo gw teringat jelas) sama maenan favorit yang satu ini. Bentuknya sendiri berupa disk kecil dengan gambar tokoh kartun anak-anak seperti looney tunes dan pokemon.



    Pada masa itu, maenan yang satu ini jadi barang koleksi wajib buat anak-anak dari mulai SD sampe SMP. Cara mendapatkannya pun dengan membeli snack-snack semacam chiki, trus cari deh tazosnya dalam kemasan. Biasanya dalam 1 bungkus cuma ada 1 tazos, tapi kalo lagi beruntung bisa dapet 2, atau kalo lagi apes ya gak ada tazosnya sama sekali. Karena gw jarang (malah gak pernah) beli chiki, jadi gw cuma punya sedikit koleksi tazos dirumah.

    trus cara memainkannya bisa dilakuin dengan banyak cara. Bisa dibuat bongkar pasang (mirip lego), tembak sasaran, atau bisa juga dibuat 'teprokkan' (permainan yang gw suka karena kita bisa dapetin tazos lawan).

    Gw inget betul, dulu gw cuma modal 2 keping tazos sampe akhirnya terkumpul hingga ratusan (wkwkwk... hebat kan gw).

    Sama halnya seperti barang koleksi lain, tazos ini juga punya gambar-gambar tokoh yang jenisnya limited edition. Contohnya seperti pada tazos seri pokemon, koleksi langkanya adalah Satoshi (tokoh utama), pikachu, Tim Roket, Joy (perawat pokemon), Jenny (polwan), dll.

    Saat ini, tazos sudah bukan lagi mainan favorit anak-anak. Bocah-bocah sekarang lebih suka permainan yang praktis seperti PS atau game online. Dan tazos-tazos gw yang dahulu sempat diidolakan, kini cuma tertumpuk di sudut gudang, atau bahkan telah hilang entah kemana.




  2.  Ksatria Baja Hitam

    wah.. ini nih, salah satu favorit gw waktu masih kecil. Sama halnya Shinchan yang terobsesi ama Pahlawan bertopengnya, gw juga pada waktu itu tergila-gila ama si "semut hitam" ini.


    Serial ini bercerita tentang seorang jagoan yang namanya Kotaro Minami, yang punya kemampuan berubah jadi ksatria baja hitam dengan "ikat pinggang super"nya dan bertempur melawan monster-monster jahat (kira-kira gitu lah). Dalam membasmi musuh-musuhnya, ksatria baja hitam punya kendaraan-kendaraan khusus yang bisa ngomong dan dateng sendiri kalo di panggil (canggih bener, kerasukan apaan yah tu kendaraan?).

    Kendaraan itu antara lain:

    Motor Belalang tempur
    Seingat gw, dari nada suara motor ini waktu ngomong ke si baja hitam, diperkirakan jenis kelamin belalang tempur ini cowok.



    Mobil Rideron
    Gak jelas, terinspirasi dari serangga apa ni mobil. Tapi kalo gw liat-liat, bentuknya agak mirip kepik merah atau bisa juga kecoa. Kalo si belalang tempur berjenis kelamin cowok, maka rideron ini berjenis kelamin cewek (diketahui dari suaranya).


  3. Serial drama jepang "Rindu Rindu Aizawa"


    Inilah cikal bakal gw gak suka sama yang namanya drama atau sinetron. Rindu-Rindu Aizawa yang punya judul asli "Ie Naki Ko (homeless child)" ini ditayangkan jam 5 sore di TPI pada tahun 1994 (jaman gw blom masuk TK) dan bercerita tentang kemalangan hidup seorang gadis kecil bernama Suzu Aizawa. Apapun yang dia lakukan, kemanapun dia pergi, sama siapapun dia tinggal, selalu aja nasibnya malang (storyline yang gak masuk akal). Tapi justru itulah yang bikin serial ini digemari ibu-ibu rumah tangga (menurut gw, penggemar sinetron adalah orang-orang yang amat sadis karena gemar menyaksikan kemalangan orang lain. hiks..).

    Karena udah lama, gw agak lupa sama jalan ceritanya. Tapi setelah liat ada yang share di kaskus, gw jadi inget lagi ceritanya dengan jelas, wkwkwk....

    Ceritanya berkisah tentang Aizawa, seorang anak SD yang hidup bersama ibu kandung yang sakit-sakitan dan ayah tiri yang amat kejam (tuh, dari awalnya aja udah gak nyenengin). Waktu kecil, Aizawa amat gemar mencuri dan hasil curiannya itu dia gunakan untuk biaya berobat ibunya yang sakit jantung. Tapi sayang, uang hasil curiannya itu sering dirampas oleh sang ayah tiri untuk dipake berjudi, maen cewek, dan mabok-mabokan.


    Hufft... yang paling bikin gw kesel ialah, cerita ini punya bad ending!! alias akhir ceritanya sedih...
    Aizawa kehilangan semua orang terdekatnya. Bahkan, seakan gak ada ampun, anjingnya yang paling setia bernama Ryu pun ikutan mati meninggalkannya seorang diri.

    hiks... hiks... (sedih..sedih)
    Dahulu gw terpaksa nonton ni serial gara-gara tv-nya cuma ada satu dan jadwalnya (kalo gak salah) hampir berdampingan ama ksatria baja hitam.



  4. Permen karet YOSAN

    Y-O-S-A-...    

    lho? huruf 'N' nya mana? Seumur-umur gw blom pernah dapet yang namanya huruf 'N' itu. haha.. anak kecil memang polos, padahal udah tau kalo huruf 'N' itu belum pernah ada yang dapet, tapi tetep "pantang menyerah" untuk mendapatkannya dengan beli permen karet YOSAN setiap hari.



    YOSAN sendiri adalah nama produk permen karet yang pabriknya punya strategi penjualan kreatif. Mereka mencantumkan huruf-huruf dibalik kemasan, dengan instruksi "kumpulkan kelima hurufnya hingga membentuk kata Y-O-S-A-N, dan dapatkan hadiah menarik dengan menukarkannya ke warung terdekat.." (diperlihatkan gambar hadiah-hadiahnya; tas, sepeda, kaos, gasing, gimbot)

    cukup efektif kalo konsumennya anak-anak. Tapi masalahnya, belum pernah ada yang dapetin huruf 'N'!!! Apa jangan-jangan lupa di produksi kali yak..?


  5. Lagu AIR band yang judulnya "Bintang"

    "Bintang di langit
     Kerlip engkau di sana
     Memberi cahayanya di setiap insan
     Malam yang dingin
     Kuharap engkau datang
     Memberikan kerinduan di sela mimpi - mimpinya..."


    Masih inget sama penggalan lirik lagu diatas? Itu adalah penggalan awal dari lagu berjudul Bintang milik AIR band. Band tersebut sempat tenar di pertengahan tahun 90-an, tapi sekarang udah menghilang ditelan jaman. Plesetan dari liriknya juga banyak beredar di kalangan anak-anak termasuk gw dikala itu. Bagi yang mau liat video klipnya, silahkan menyimaknya dibawah:



    serius, bikin nostalgia





  6. Mie Anak Mas

    kremas... kremes... kremas... kremes...
    begitulah suaranya kalo kita sedang meremasnya, setelah itu baru dikasih bumbu.. ada yang rasa ayam, dan ada yang rasa keju. Keduanya enak, tapi gw lebih suka yang rasa keju (mie koq rasa keju? wkwkwk, namanya juga makanan anak-anak).

    Dahulu, mie ini juga jadi favorit gw dan teman-teman dan menjadi makanan pokok sepulang sekolah. Cara makannya praktis, gak usah dimasak. Caranya tinggal diremes-remes, tuangin bumbunya, kocok-kocok, makan deh...





    Zenius, salah satu temen gw yg juga penulis di blog ini kebingungan waktu gw tanya tentang mie anak mas ini. ternyata eh ternyata, gw baru tau kalo ditempat dia kecil dulu gak ada yang jual ginian dan belakangan gw juga baru tau kalo jangkauan pemasaran mie ini cuma disekitaran Jakarta doang (kalo gw gak salah).

    Sama seperti yang lain, masa kejayaan mie yang satu ini juga telah pudar seiring berjalannya waktu. Tapi yang bikin gw salut, mie ini masih tetap eksis dan bertahan sampe sekarang. Yah.. meski formatnya udah beda jauh sama mie anak mas terdahulu yang legendaris, tapi gw doakan supaya produsen mie ini bisa tetap bersaing dengan produsen makanan-makanan modern lain yang ada saat ini.



  7. Tersanjung


    Akhhh.... ampun deh sama tontonan nyokap yang satu ini. Bener-bener "unlimited series" alias gak abis-abis ni cerita! dari mulai si Indah (tokoh utama) kawin, punya anak, punya cucu, punya cicit, keluarganya pasti dirundung masalah yang gak abis-abis. Kadang gw mikir, salah apa sih tu si Indah ama produsernya? sampe-sampe dia dibikin susah tujuh turunan ampe ke anak cucu.

    wkwkwk... biar gimana pun, sinetron ini layak masuk jajaran buku rekor sebagai sinetron dengan jumlah season dan episode yang terpanjang hingga saat ini. 




  8. Jam tangan G-shock

    Bocah 1: "woy, gambar jam lu apa? gue lumba-lumba."

    Bocah 2: "gue kupu-lupu."

    Kemudian semua anak di kelas 4 berkerumun menyaksikan "jam ajaib" yang bisa menyala itu.

    wkwkwk... itulah sepenggal kisah yang masih gw ingat jelas tentang jam ini. Jam G-shock, adalah jam tangan digital buatan Casio yang 'pada zaman dahulu' cukup populer di kalangan anak-anak. Jam ini telah teruji (khusus produk aslinya) tahan banting, tahan cuaca ekstrim, bahkan tahan air. Dan untuk beberapa tipe (seperti milik kedua bocah diatas), jam ini juga punya lampu background yang akan membentuk bayangan hewan seperti lumba-lumba dan kupu-kupu ketika dinyalakan.



    Karena kualitasnya, harga dari jam ini (entah kapan, pada saat itu) hampir mendekati 100.000 rupiah.
    Mahal? yah, memang mahal untuk ukuran barang bocah SD. Oleh karena itu, gw cuma dibeliin 'versi bajakannya' yang cuma seharga 20.000 rupiah.

    hiks... sedih rasanya kalo inget waktu itu. Gw seneng banget dibeliin ni jam, gak peduli asli ato palsu, yang penting bisa nyala.. (sungguh bodoh dan polos).

    nyokap: "ah, ngapain beli yang asli? Nanti kamu pake 2 hari juga rusak. Bikin rugi.."

    gw: "owh... (bengong)"


    Itu aja curhat gw tentang hal-hal yang tak terlupakan di masa lalu. Banyak yang bilang masa lalu gak harus diungkit-ungkit lagi, karena masa lalu gak akan terulang kembali. Memang masa lalu gak bisa terulang, tapi bukan berarti kita harus melupakannya.



    Terima kasih udah menyimak... wkwkwk



    (sumber: beritaunik.net, kaskus.us, en.wikipedia.org, kapanlagi.com)

      Minggu, 29 Mei 2011

      Tidak Bisa Dibayangakan Jika Teroris Masuk Surga (Sebuah Fiksi Di Akhirat)

      Terorisme atas nama agama sangat marak dewasa ini. Seorang teroris mengartikan tindakan mereka sebagai “jihad”. Jihad yang hanya diartikan dari perspektif bahwa jihad adalah perang.

      Salah satu dari keyakinan mereka sebagai seorang teroris adalah, bahwa tindakan mereka akan mendapat sebuah “reward” dari Allah berupa surga dan embel-embel sebuah kepuasan seksual akan bertemu dengan bidadari (ternyata ujung-ujungnya seks juga. Ha..ha…ha).

      Nah! Yang menjadi masalah apakah benar mereka (teroris) akan masuk surga?, Anda percaya mereka akan masuk surga?, saya dengan “keras” akan berkata “tidak!!!”. Seperti almarhum Gus Dur mengatakan ketika ditanya wartawan: “Gus, apakah teroris akan mati Syahid?” dengan enteng beliau menjawab “Yang pasti mereka bukan mati Syahid tapi mati sakit”.

      Disini kita berandai-andai saja, jika teroris masuk surga, sekali lagi ini “jika”. Bisa-bisa diakhirat rame seperti DPR, pasti banyak yang interupsi. Mungkin bunyi interupsinya seperti ini: 

      “Ya Allah kenapa mereka (teroris) masuk surga, padahal kerja mereka cuma bunuh diri?.
      "Ya Allah kenapa mereka masuk surga padahal kerja mereka Cuma bunuhin orang?”

      Itulah mungkin pertanyaan yang akan muncul. Bisa saja orang yang bukan teroris merasakan sebuah ketidakadilan. Masa seorang teroris yang menyebarkan ketakutan pada orang bisa masuk surga. Bisa-bisa akhirat diboikot. Dan tidak bisa dibayangkan betapa kacaunya diakhirat.

      Ini hanyalah sebuah “pengandaian” jika teroris masuk surga. Tapi jika dipikir-pikir saya juga tidak rela jika teroris masuk surga. Ha…ha..hhaaa

      (Oleh: Diki Permana)

      Panca Aneh

      1. Zenius Merdeka Rio Agung

      Lihat dari namanya saja sudah aneh “zenius” padahal orangnya nggak jenius sama sekali (ha.haa.hhh, bercanda tetep jenius kok! Biarpun dikit). Yang aneh dari dia juga adalah mempunyai khayalan “si mata indah” dan Gue yakin “si mata indah” nggak peduli sama sekali, alias bertepuk sebelah tangan.

      2. Alan Saputra

      Keanehan dia adalah, dia selalu mengaku menjadi orang paling susah, pokoknya hidupnya penuh dengan kesusahan (Walllahu ‘Alam Bishawab). Dia juga sok pake kata-kata dengan bahasa intelektual, padahal nggak ngerti atau nggak sesuai dengan konteks masalah.
      Dia juga mengaku anak petani bayam, entah punya hubungan apa dengan “Popeye The Sailorman” mungkin dia anaknya. Padahal di Jakarta mau nanem bayam dimana???. Yang lebih aneh lagi adalah masa naik Metromini dari Budi Luhur ke Blok M aja pake “mabok”.

      3. Mohammad Somad

      Jika anda punya toko dan didatengin Somad, jangan seneng dulu kalau dia nanyain barang. Karena biasanya dia cuma nawar-nawar terus nyobain eh, nggak jadi beli. Kemungkinan beli mungkin Cuma 5% (itulah yang namanya “Syndrome Somad” penyakit yang sudah akut menempel pada dirinya. Semoga penyakit ini tidak menular). Saya (Diki) aja yang jadi temennya malu kalau nganterin dia beli sesuatu. Ha..ha.hhhhaa.

      4. Agung Puji Hartanto

      Dia suka menggambar (masih belum aneh). Tapi yang aneh adalah kenapa muka kita semua dia jadikan kartun. Terus kalau gambar, gilaran mukanya dia nggak pernah kelihatan??? (mungkin malu sama mukanya sendiri, kenapa harus malu tanto?? Si Zenius aja nggak malu. Ha..ha..hhhaa). ada satu yang lebih aneh (kebiasaan buruk : Don’t try at home), dia itu kalau kuliah suka telat, dan telatnya itu bener-bener telat sampai sering diusir dosen. Tanto, tanto untung dosennya bukan gue. Kalau dosennya gue, udah gue Talak tiga loe jadi mahasiswa

      5. Diki Permana (Gue Sendiri)

      Sebenernya ga ada yang aneh dari gue. Semuanya “perfect”. Tapi yang aneh dari gue adalah “Ya kerena gue bertemu dan berteman dengan orang yang aneh ini”

      WARNING: Tulisan ini hanyalah sebuah hiburan belaka, jika ada ketersinggungan dan ketidakterimaan dibawa asyik aja namanya juga hiburan!!!

      (Oleh: Diki Permana)

      Sabtu, 28 Mei 2011

      Kopassus



      Kopassus atau Komando Pasukan Khusus

      Ada yang tau gak klo FBI, SWAT dan Pak Police yang  sering kita tonton di film - film holywood itu tampak hebat ya mereka dalam menumpas kejahatan dan para teroris. Senjata, kendaraan tempur, alat alat perang lainnya yang begitu canggih membuat sebagian kita penggemar film perang berdecak kagum seolah olah yang di film itu benar benar real.

      Nah.. kali ini saya akan membahas sedikit tentang pasukan - pasukan khusus terbaik di dunia. Salah satunya Negara kita sendiri Indonesia.


      Taukah kalian klo Negara Indonesia yang kita cintai ini memiliki pasukan khusus yang sangat membanggakan di dunia Internasional. Yang pastinya bukan karena peralatan canggih atau senjata canggih yang negara kita miliki, melainkan pasukan khusus yang dimiliki oleh Negara kita dan pastinya membanggakan di mata dunia internasional. 

      Memang klo dilihat dari peralatan militer kita belum sehebat Negara maju lainnya. Tapi kita harus bangga dengan para tentara tentara kita. 

      Discovery Channel Military edisi Tahun 2008 pernah membahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia. Seluruh pasukan khusus didunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah. Posisi pertama di tempati oleh :

      • SAS (Inggris)
      • MOSSAD (ISRAEL)
      • KOPASSUS (Indonesia), HORE!!! (norak saya,,)


      Lalu dimana Amerika???

      Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan mengapa pasukan khusus dari Amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital.

      Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain2nya.

      Kopassus didirikan pada tanggal 16 april 1952. Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan teknologi canggih dan skill di atas rata - rata pasukan Elit luar negeri lainnya menjadi nilai plus dari KOPASSUS. Itu pula yang menimbulkan anggapan 1 prajurit KOPASSUS setara dengan 5 prajurit reguler !


      Mungkin karena itu pula kenapa sekitar Tahun 90-an Amerika Serikat keberatan dan Australia ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassus. Mungkin saja”.

       
      Langsung aja deh kita lihat prestasi apa aja yang sudah diperoleh oleh Kopassus :

      - Kopassus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

      - Kopassus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen - pergerakan - penyusupan - penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

      - Negara-negara Afrika Utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka. 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopassus.

      - Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

      Indonesia memiliki berbagai satuan satuan elite lainnya seperti Paskhas dari TNI AU, Denjaka dan pasukan Katak dari Angkatan laut dan Kopassus dari angkatan darat.
      Langsung aja deh kita lihat prestasi prestasi yang sudah di dapat oleh Kopassus :

      1. Kopassus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

      2. Kopassus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen - pergerakan - penyusupan - penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

      3. Negara-negara Afrika Utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka. 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopassus.

      4. Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

      5. Pada perang Vietnam , para tentara Vietkong meniru strategy KOPASSUS dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibatkan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap. Kekalahan ini membuat Amerika serikat malu di mata dunia.

      Beladiri : Merpati Putih
      Alumni  : 3 terbaik dari KOPASSUS telah dijadikan pasukan perdamaian dunia.
      Moto   : Berani, Benar, Berhasil!


      (Sumber : wikipedia, http://wilayahindonesia.wordpress.com)

      Di tulis oleh Zenius

      Senin, 23 Mei 2011

      Kegagalan Iklan Politik Andi Mallarangeng Dalam Memperebutkan Kursi Ketua Umum Partai Demokrat

      1. 1. Latar Belakang
      Dalam sebuah iklan memiliki tujuan bahwa dengan iklan sebuah khalayak akan mengalami perubahan sikap setelah melihat sebuah iklan, baik pada media elektronik maupun media cetak. Perubahan disini memiliki makna bahwa sebuah khalayak yang tadinya tidak tertarik menjadi tertarik dan yang tidak tahu menjadi tahu. Dengan iklan diharapkan sebuah produk (iklan komersil), akan memiliki citra pada “Brand” nya sehingga konsumen terpengaruh untuk menggunakan/ memakainya. Dengan iklan juga  dapat mensosialisasikan sesuatu yang baru kepada masyarakat. Agar masyarakat tersebut mengenalnya dan tidak menjadi asing lagi terhadap apa yang diiklankan. Misalnya, kebijakan pemerintah, atau pun sebuah iklan politik.

      Tidak semua iklan yang ditampilkan pada sebuah media massa dapat mempengaruhi sikap khalayak. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan penyampaian pesan tersebut. Dan dalam tulisan ini akan diangkat, Megapa iklan politik Andi Mallarangeng dikatakan gagal? Dan apa yang menjadi penyebab kegagalan iklan Andi Mallarangeng?

      Kegagalan iklan politik Andi Mallarangeng ini terlihat dari tidak berhasilnya iklan ini mengubah sikap khalayak. Semua itu terbukti dengan gagalnya Andi Mallarangeng merebut Ketua Umum Partai Demokrat. Bahkan Andi Mallarangeng langsung mengalami kekalahan dalam putaran pertama, dan perolehan suaranya dibawah Marzuki Alie dan Anas Urbaningrum yang jelas-jelas iklannya tidak sesering iklan Andi Mallarangeng.

      1. 2. Teori
      Dalam teori jarum hipodermik (The hypodermic needle theory) pada komunikasi massa diartikan sebagai media massa yang dapat menimbulkan efek yang kuat, terarah, segera dan langsung. Efek yang segera dan langsung itu sejalan dengan pengertian “perangsang tanggapan” (stimulus response).

      Menurut Elihu Kartz teori Ini Beranggapan:
      a)    Media massa sangat ampuh dan mampu memasukkan ide pada benak komunikan yang tidak berdaya.
      b)    Khalayak yang tersebar diikat oleh media massa, tetapi diantara khalayak tidak saling terhubungkan.

      Dalam teori jarum hipodermik khalayak dianggap pasif (tidak berdaya). Artinya khalayak menerima begitu saja pesan-pesan yang diberikan oleh media massa tanpa ada pertimbangan atau pemikiran-pemikiran terlebih dahulu. Ide-ide baru yang diterima dari media massa menimbulkan efek yang langsung, seperti obat yang dimasukkan ke dalam jarum suntik lalu diberikan (disuntikkan) kepada pasien (komunikan) sehingga dalam beberapa saat akibatnya sudah dapat dirasakan.

      Implikasi lebih jauh dari teori ini adalah bahwa media massa dapat menimbulkan pengaruh yang seolah “menyihir” khalayak. Pesan yang dipersiapkan dan didistribusikan secara sistematik dan dalam skala yang luas secara serempak menimbulkan apa yang disebut “masyarakat massa”. Penggunaan tekhnologi untuk memproduksi dan mendistribusi pesan dapat memaksimalkan jumlah penerima dan respon khalayak.

      Jika dilihat dari teori Jarum Hipodermik idealnya iklan Andi Mallarangeng berhasil karena dia mengiklankan pada media massa, baik cetak maupun elektronik bahkan dalam iklan disebuah televisi terdiri dari beberapa versi. Seperti versi yang ditujukan untuk kalangan muda. Namun dalam kenyataannya iklan tersebut gagal mengubah sikap khalayak.

      Kegagalan media massa dalam kasus iklan politik Andi Mallarangeng terpatahkan dengan toeori model Satu Tahap (One Step Flow Of Communication). Model ini merupakan pengembangan dari model komunikasi jarum hipodermik. Pesan disampaikan melalui media massa secara  langsung yang ditujukan kepada komunikan tanpa melalui perantara. Dalam model ini, pesan yang disampaikan tersebut tidak mencapai semua komunikan dan tidak menimbulkan efek yang sama pada setiap komunikan.
      Teori Model komunikasi satu tahap ini mengakui bahwa :
      a)    Media tidak mempunyai kekuatan yang hebat.
      b)    Aspek pilihan dari penampilan, penerimaan, pemahaman dalam ingatan yang selektif mempengaruhi suatu pesan.
      c)    Untuk setiap komunikan terjadi efek yang berbeda.

      Jika menggunakan pendekatan teori model Satu Tahap (One Step Flow Of Communication). Kegagalan tersebut bisa terjadi, karena media dianggap tidak mempunyai pengaruh yang besar dalam mengubah sikap khalayak melalui iklan. Teori ini juga menjelaskan bahwa setiap penerima pesan akan terjadi efek yang berbeda antara satu penerima pesan dengan penerima pesan yang lainnya. Karena setiap khalayak berbeda-beda dalam menerima efek pesan, dan khalayak selektif dalam mencerna sebuah pesan.
      1. 3. Kasus
      Kegagalan sebuah Iklan banyak terjadi, dan salah satu contohnya dalam iklan politik Andi Mallarangeng dalam memperebutkan simpati masyarakat untuk mendukungnya sebagai ketua umum Partai Demokrat. Padahal iklannya sangat baik dalam segi visualisasi dan cukup sering ditayangkan dibeberapa stasiun televisi swasta dan dengan versi yang beragam. Kegagalan ini cukup membuat terkejut banyak orang. Karena jika dilihat dari segi penyampaian pesan, iklan Andi Mallarangeng lebih menarik dari iklan-iklan calon yang lain. Dan rentang antara iklan sampai hari pemilihan sangat lama. Tidak seperti calon-calon yang lainnya yang memasang iklan hanya beberapa hari menjelang pemilihan dan durasi iklannya pun lebih lama dari calon-calon  yang lain. Seharusnya dengan iklan yang durasinya lebih lama ini masyarakat lebih “tercekoki” dengan pesan-pesan yang disampaikan. Namun dengan seringnya iklan ditayangkan dan dengan durasi yang sangat lama itu bisa menjadi “boomerang” bagi pemasang iklan itu sendiri, karena masyarakat menjadi cepat jenuh.
      1. 4. Pembahasan
      Pada Iklan Politik Andi Mallarangeng. Andi Mallarangeng sudah mengkampanyekan dirinya melalui iklan dengan “jor-joran” di media massa. Dengan berasumsi bahwa media merupakan citra baru bagi individu atau lembaga, dan Andi Mallarangeng mencoba membentuk opini publik, agar citranya baik dimata masyarakat. Kegagalan Andi Mallarangeng disebabkan bukan karena iklannya tidak menarik atau kurang bagus. Kegagalan tersebut lebih kepada pesan yang disampaikan. Karena tujuan dari iklan politik ini adalah sebuah pencitraan bagi Andi Mallarangeng dalam upayanya mengubah opini masyarakat terhadap dirinya. Tentunya iklan ini seharusnya dapat “membujuk” khalayak untuk mendukungnya. Tapi perlu diingat bahwa pemilihan ketua umum Partai Demokrat adalah pemilihan intern partai. Bukan untuk pemilihan yang sifatnya nasional seperti Pilpres yang memang pemilihnya seluruh masyarakat Indonesia. Jadi iklan Andi Mallarangeng yang begitu gencarnya ditampilkan dibeberapa media massa baik cetak maupun elektronik kurang mempengaruhi suara pemilih dari “elite Demokrat”, yang diwakili oleh DPC dan DPD diseluruh Indonesia.

      Dalam kasus ini yang menjadi pemilih adalah hanya kalangan Partai Demokrat. Tentunya mereka lebih mengerti tentang sebuah komunikasi yang disampaikan pada iklan Andi Mallarangeng. Tidak seperti Masyarakat awam yang hanya “menelan mentah-mentah” pesan pada sebuah iklan. Para pemilih adalah masyarakat intelektual sehingga mereka tidak mudah untuk dipengaruhi hanya dengan iklan yang ditampilkan dibeberapa media massa. Tapi mereka lebih selektif dalam menentukan apakah iklan ini sama dengan kenyataan.

      Iklan Andi Mallarangeng sangat “kontradiksi” dengan siapa yang akan memilihnya, dikarenakan seakan-seakan yang memilihnya adalah seluruh masyarakat Indonesia. Padahal yang akan memilihnya adalah hanya ada pada golongan Partai Demokrat saja. Seharusnya Andi Mallarangeng lebih mengutamakan pendekatan secara pribadi pada setiap DPC dan DPD partai Demokrat. Namun ini bukan berarti bahwa Andi tidak perlu mengiklankan dirinya pada media massa, tapi iklannya tidak perlu segencar itu. Sehingga iklan ini tidak terkesan “mubazir”. Iklan pada media massa tetaplah dibutuhkan untuk pencitraan dirinya pribadi untuk karir politiknya kedepan dan pencitraan partai Demokrat yang selama ini menaunginya.
      1. 5. Solusi dan Kesimpulan
      Dalam sebuah sosialisasi melaui iklan tidaklah cukup hanya dengan iklan yang memiliki visualisasi yang baik, ditayangkan berulang-ulang, dan memakai figure yang terkenal. Karena masih banyak faktor lain yang membuat pesan dalam sebuah iklan itu bisa tersampaikan kepada khalayak. Sebuah iklan dikatakan berhasil jika iklan tersebut dapat mengubah sikap mayarakat yang tadinya tidak tertarik menjadi tertarik, dan yang tidak tahu menjadi tahu. Keberhasilan sebuah iklan itu juga dipengaruhi oleh, kepada siapa iklan itu akan disampaikan. Apakah ditujukan untuk seluruh masyarakat? Atau untuk masyarakat tertentu saja. Dalam kasus iklan politik Andi Mallarangeng ini sebenarnya yang menjadi target dari iklan adalah hanya untuk kalangan tertentu saja, yaitu kalangan intern Partai Demokrat.

      Kegagalan Iklan politik Andi Mallarangeng ini disebabkan karena. “ketidakbenaran” pemilihan tempat beriklan yaitu melalui media massa baik cetak maupun elektronik yang terlalu sering sehingga Andi Mallarangeng dianggap “membuang-buang” uang, boros dan terkesan terlalu mewah hanya untuk mengiklankan pencalonan dirinya sebagai ketua umum Partai Demokrat. Iklan Andi Mallarangeng dikatakan terlalu mewah karena iklannya seakan-akan mengiklankan sebagai calon presiden. Seharusnya Andi Mallarangeng lebih memberikan porsi yang lebih banyak untuk pencitraan dirinya melalui sosialisasi dengan cara pendekatan pribadi seperti yang dilakukan Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie. Namun sepertinya Andi Mallarangeng lebih memilih media massa sebagai alat untuk mengkampanyekan dirinnya.

      Jadi solusinya adalah bahwa pengiklanan politik Andi Mallarangeng harusnya lebih menekankan pada sosialisasi pribadi antara Andi Mallarangeng dengan para DPC dan DPD partai Demokrat, karena dengan sosialisasi secara pribadi lebih menimbulkan efek yang positif bagi pencitraan Andi Mallarangeng. Karena yang akan memilih adalah para DPC dan DPD. Bukan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Pengiklanan melalui media massa masih diperlukan demi pencitraan karir poitiknya kedepan dan sebagai pencitraan partai Demokrat. Yang perlu diperhatikan dalam kasus Iklan Andi Mallarangeng bahwa “perang darat” (iklan secara sosialisasi pribadi antara Andi dan DPC juga DPD) harus lebih gencar daripada “perang udara” (iklan melalui media massa).

      (Pernah Dikumpulkan Sebagai Tugas Matakuliah Pengantar Periklanan)

      Analisis Iklan "Sprite" Versi Bebaskan Ahmad Dhani

      Iklan minuman bersoda yang terkenal ini yaitu “Sprite” mengiklankan produknya dengan cara versi musik, yang dibawakan dan dibintangi oleh Ahmad Dhani. Bintang yang dipilih pun, bintang yang sekarang sedang banyak diperbincangkan. Itu sebuah strategi yang bisa dikatakan jitu karena menggunakan ikon artis yang sedang “naik daun” dan banyak dikenal oleh masyarakat (konsumen). Dengan dipilihnya ikon artis terkenal masyarakat (konsumen), dapat lebih cepat mengenal produk yang diiklankan. Dan masyarakat disini tentunya menjadi target pemasaran produk “Sprite” ini.

      Dari segi alur cerita iklan ini divisualisasikan (digambarkan) dengan latar suasana siang hari yang penat dan panas, di tengah jalan yang macet. Di mana emosi orang-orang semakin meningkat dan menimbulkan kekacauan yang membuat orang-orang tersebut bertengkar. Di tengah peristiwa yang kacau tersebut sang bintang iklan bernyanyi dan mengajak orang-orang tersebut untuk ikut bernyanyi sambil meminum “Sprite”. Setelah mereka minum suasana berubah menjadi “refresh” dan emosi menjadi turun. Dari alur cerita ini menimbulkan kesan kesegaran pada psikologis orang-orang.

      Untuk lirik lagu dalam iklan “Sprite” ini juga mempunyai makna kesegaran yang identik dengan minuman bersoda, seperti penggalan lirik “Buanglah gerahmu, singkirkan penatmu, sirami panasmu, pupuskan pusingmu. Bebaskan-bebaskan gerahmu rasakan sensasinya. Bebaskan-bebaskan gerahmu rasakan sensasi plong”. Selain lirik lagu yang mempunyai makna kesegaran juga terselip makna yang mengandung unsur edukasi dalam menjalani hidup, seperti penggalan lirik “Siapa bilang hidup ini mudah seperti yang dibayangkan. Hidup tak pernah selalu seperti yang di mau yang diharap-harapkan. Apa itu hidup bila tidak ada masalah-masalah yang selalu ada”. Lirik lagu dalam iklan ini bukan hanya sebagai “pemanis” tetapi mempunyai relevansi dengan sebuah produk minuman bersoda. Dan iklan ini bisa dikatakan bagus karena bukan hanya sekedar menjual produk, yang sifatnya komersil tapi ada unsur edukasi dalam penggalan lirik lagunya. Musik yang digunakan juga musik yang khas ditelinga konsumen Indonesia yaitu musik yang “berbau” irama dangdut

      Itulah analisis saya mengenai pesan yang ingin disampaikan dari iklan ˝Sprite˝ ini. Sehingga menimbulkan efek berupa perubahan tingkah laku, setelah melihat iklan ini. Perubahan yang dimaksud yaitu berupa ketertarikan konsumen pada produk yang diiklankan dan pada akhirnya memutuskan untuk meggunakan produk ini.
      (Pernah Dikumpulkan Sebagai Tugas Matakuliah Pengantar Periklanan)

      Setahu Saya Tentang Islam Liberal

      Orang sering mengatakan bahwa Islam Liberal adalah sesat, melenceng, keluar dari islam atau apalah sebutan-sebutan yang lainnya. Dalam persepsi saya perbedaan antara Islam Liberal dengan Islam yang lainnya hanya ada pada penafsiran tentang doktrin-doktrin agama. Islam Liberal biasanya menafsirkan sesuatu disesuaikan dengan konteks masyarakat, lingkungan, adat dan lain-lain, dan apakah sebuah tafsir  masih relevan dengan keadaan masa kini. Karena sebuah tafsir yang sudah lama mungkin sudah tidak sesuai lagi.

      Islam sendiri datang kurang lebih 14 abad yang lalu. Tentunya aturan-aturannya mungkin ada yang tidak relevan lagi (butuh penafsiran ulang). Banyak orang yang mengatakan bahwa manusia akan damai ataupun berjalan lancar jika hanya dengan menggunakan aturan teks-teks suci agama yang berasal dari Tuhan, tanpa perlunya aturan-aturan buatan manusia. Hanya sebagai contoh ketika Pesawat Garuda Indonesia Airways (GIA) dilarang untuk terbang ke Eropa itu adalah merupakan kesepakatan dan aturan oleh badan penerbangan internasional yang pastinya buatan manusia. Dan saya yakin aturan itu tidak ditemukan dalam kitab suci agama manapun. Jadi intinya tidak semua permasalahan di dunia ini ada dalil-dalil yang eksplisit (jelas) yang tercantum dalam teks-teks suci. Maka dari itu perlu adanya aturan-aturan yang dibuat manusia yang dikenal sebagai hukum positif.

      Jadi saya menganggap bahwa perbedaan Islam liberal dengan Islam yang lainnya hanya ada pada penafsiran. Karena bagi saya penafisiran itu tidak bersifat tunggal.